Cara kalibrasi baterai notebook atau laptop

66

Yodha.web.id – Kali ini saya akan membahas tips cara kalibrasi baterai notebook atau laptop. Baterai merupakan hal yang terpenting dalam sebuah notebook. Karena pada hakikatnya notebook merupakan perangkat computer yang bisa dibawa kemana-mana.

Jika laptop atau notebook kamu mengalami kehausan yang begitu cepat atau indicator baterai pada windows tidak normal. Sebaiknya baterai kamu harus melakukan kalibrasi.

Dalam melakukan kalibrasi biasanya dilakukan setelah melakukan charge lebih dari 30 kali. Atau bisa saja melihat dari wear level yang melebihi batas. Wear level sendiri biasanya berbentuk persen misal 4%, 5%, 10%, 30% bahkan jika baterai sudah terlalu lama digunakan bisa mencapai 70%.

Kamu bisa melihat wear level dengan menggunakan software pendeteksi baterai seperti baterai care dan sebagainnya. Kalau menggunakan software Battery Care sendiri dengan membuka opsi detailed information.

Semakin wear level besar, maka baterai kamu sudah bisa dikatakan jelek atau uzur. Nah, fungsi kalibrasi sendiri mengebalikan ruang kapasitas yang kosong akibat sering di charge.

Saya sendiri melakukan kalibrasi baterai dimalam hari, dimulai sekitar antara jam 6 sampai jam 9. Karena kalibrasi membutukan waktu yang cukup lama.

Mari kita mulai saja kalibrasi baterai ini, tetapi setiap step-step dibawah ini dilakukan dengan santai saja. Jangan takut supaya tidak ada sedikitpun langkah langkah yang tertinggal.

  1. Pertama adalah lakukan pengisian daya pada notebook dengan posisi notebook mati atau off. Jika indicator pada sudah menandakan penuh, jangan cabut charger dari laptop kamu. Segera pastikan bahwa indicator telah terisi hingga 100% alias penuh.
  2. Lakukan pembuatan profil baterai baterai baru dengan membuka control panel. Caranya klik kanan pada tombol start, pilih control panel. Setelah control panel terbuka pilih Hardware and Sound. Pilih Battery option, dan akan muncul seperti dibawah ini. Setelah itu pilih Create a power plan.
  3. Muncul seperti dibawa ini dan beri nama calibration atau kalibrasi pokoknya terserah, setelah itu klik Next. Ini adalah profil baterai yang nantinya akan kita gunakan untuk menghabiskan seluruh isi baterai hingga 3% atau benar-benar habis.
  4. Telah itu maka akan muncul seperti dibawah ini. Buat opsi semuanya menjadi Never pada turn of the display dan put the computer to sleep. Setelah itu pilih Change advance power settings.
  5. Setelah itu muncul kotak dialog seperti dibawa ini dan kebawah sekali cari Battery. Atur semuanya seperti dibawah ini. Jangan lupa ubah juga persen pada Critical battery level yang menjadi 3% pada on battery dan rubah Critical battery action menjadi Hibernate pada on battery. Setalah itu klik OK dan Save change.
  6. Selanjutnya cabut charger pada notebook dan biarkan hingga baterai benar-benar habis sendiri. Sebaiknya jangan lakukan apapun pada notebook kamu. Biarkan hingga 3% atau sudah tidak bisa menyala kembali.
  7. Biasanya saya sedang mengunggu baterai laptop benar-benar habis, yang saya lakukan adalah tidur. Karena setelah baterai laptop habis, biarkan laptopmu mati sekitar 5 sampai 8 jam. Jadi sebaiknya ditinggal tidur saja. 🙂
  8. Setelah pagi harinya barulah kamu beraksi kembali dengan melakukan pengisian daya untuk notebook. Isilah daya dalam keadaan mati atau off.
  9. Jika indicator baterai menunjukkan terisi penuh, segera nyalakan laptop dan buka applikasi indicator baterai seperti Battery Care. Dan lihat apakah wear level baterai kamu sudah turun.

Jika masih belum paham tentang langkah yang saya sebutkan tadi, sebaiknya baca lagi dari awal petunjuknya. Karena jika ada langkah langkah yang tertinggal atau tidak sesuai bisa menyebabkan wear level meningkat alias gatot. Tapi jangan takut, jika kamu telah yakin dan mantap dengan langkah yang telah kamu lakukan. Pasti wear levelnya akan menurun sekitar 5% atau bahkan lebih. Sebenarnya tidak hanya wear level saja yang turun, tetapi ada Total Capacity yang meningkat. Dengan begitu daya didalam baterai kamu juga ikut meningkat.

Jangan lupa tekan tombol like yang ada gambar hati dibawah judul artikel ini, supaya saya tetap semangat untuk membagikan tips dan trik di web ini. 🙂