Software Text Editor Terbaik Favorit Programmer Untuk Mengedit Source Code

528

Yodha.web.id – Kali ini saya akan share  Software Text Editor Terbaik Favorit Programmer Untuk Mengedit Source Code. Dalam pemrograman komputer, kalangan programmer biasanya menggunakan software text editor untuk menulis dan mengedit source code.

Tidak hanya untuk programmer, pengguna komputer awam pun terkadang akan membutuhkan software semacam ini. Melihat notepad bawaan Windows sangat sederhana dan minim fitur. Maka tidak ada salahnya untuk menggantikannya dengan software text editor yang lebih baik dan lebih modern.

Notepad++

Berbeda dengan notepad bawaan Windows yang miskin fitur. Text editor yang satu ini punya embel-embel “plus-plus” pada akhiran namanya. Sudah bisa ditebak jika Notepad++ punya fitur yang “lebih”.

Notepad++ sudah sangat populer di kalangan pengguna Windows. Software ini terkenal ringan dengan ukuran file yang kecil. Selain itu, adanya dukungan plugin, membuat Notepad++ menjadi semakin powerfull.

Namun, jika dibandingkan dengan beberapa text editor modern yang ada sekarang ini, tampilan dari Notepad++ terlihat jadul, terutama deretan icon toolbar yang cukup banyak. Apalagi Notepad++ hanya tersedia untuk Windows, dan belum ada di Linux, atau Mac.

Website: https://notepad-plus-plus.org

Kami sudah menggunakan Notepad++ selama beberapa tahun dan menjadikannya sebagai aplikasi favorit. Notepad++ memang masih layak masuk ke jajaran text editor modern.

Namun jika ada diantara kamu yang merasa bosan, kamu bisa mencoba text editor lain yang lebih modern sebagai alternatif.

Text Editor Versi Modern

Kami akan mengulas beberapa text editor yang saat ini sedang trending di kalangan programmer. Kebanyakan dari text editor yang akan kami ulas memiliki beberapa kriteria, seperti:

  • Open source.
  • Tampilan UI yang modern dan elegan.
  • Adanya dukungan plugin, untuk memperkaya fiturnya.
  • Cross platform, bisa berjalan di sistem operasi Windows, Linux, dan Mac.
  • Syntax highlighting (pastinya wajib ada), scripting language, macro, autocomplete, dll.

Berikut ulasannya:

1. Visual Studio Code

Visual studio code disebut juga sebagai VSCode adalah software text editor yang dikembangkan oleh Microsoft yang dirilis pada tahun 2015.

Reputasi perusahaan Microsoft sebagai pengembang aplikasi memang tidak perlu diragukan lagi. Visual Studio Code sangat ringan dan stabil.

Text editor yang satu ini punya fitur bernama IntelliSense, yang bisa melengkapi variable, method, atau imported module secara otomatis.

Cukup layak untuk dijadikan favorit? Jawabannya adalah iya.

Website: https://code.visualstudio.com

2. Atom

Text editor yang satu ini dikembangkan oleh Github. Pengembang atau developer dari Atom menyebut text editor ini sebagai “A hackable text editor for the 21st Century”.

Selain terintegrasi dengan layanan Github, text editor ini juga memberikan kemudahan untuk mengkustomisasi fitur-fitur yang ada di dalamnya. Atom dirilis pada tahun 2014.

Website: https://atom.io

3. Brackets

Brackets adalah text editor yang dikembangkan oleh Adobe. Text editor ini berfokus untuk pengembangan web design.

Salah satu fitur andalannya adalah live preview, yang memungkinkan untuk melihat secara langsung perubahan pada CSS dan HTML di layar secara instant. Selain itu ada juga fungsi untuk melihat dimana CSS selector diterapkan, cukup hanya dengan mengarahkan kursor mouse pada jendela browser.

Selain itu, Brackets juga bisa mengambil informasi dari file PSD milik Adobe Photoshop, dan menampilkannya dalam file CSS. Bagi yang suka berkecimpung dalam dunia web design, Brackets cukup layak dijadikan sebagai text editor favorit.

Website: http://brackets.io

Sublime Text

Sublime Text punya reputasi yang bagus sebagai text editor favorit programmer. Sublime Text terkenal stabil dan sangat ringan. Sublime Text dirilis pada tahun 2008.

Berbeda dengan text editor yang sudah dibahas sebelumnya, open source dan gratis.

Sublime Text ini tidak sepenuhnya gratis. Pengguna bisa mendownload dan mencobanya hanya untuk evaluasi. Sublime Text dijual dengan harga $70 untuk 1 lisensinya.

Website: https://www.sublimetext.com

Mengapa Rata-rata Text Editor Modern, Tampilannya Berwarna Hitam?

Jika diperhatikan, secara default kebanyakan text editor versi modern tampilan antarmukanya berwarna hitam. Kenapa begitu?

Seperti yang kita tahu, pekerjaan coding itu butuh ketelitian. Dan bisa memakan waktu berjam-jam menatap layar monitor. Hal ini bisa menyebabkan mata akan cepat lelah jika layar di monitor berwarna cerah, seperti warna putih misalnya.

Itulah salah satu alasan mengapa para developer lebih memilih warna hitam sebagai tampilan bawaan untuk aplikasi text editor yang mereka kembangkan. Mungkin juga kebanyakan programmer lebih banyak bekerja di malam hari untuk mencari suasana lingkungan yang lebih tenang.

Incoming search terms:

software programming terbaik