Tutorial Belajar Pascal Part 31: Jenis-jenis Operator Aritmatika dalam Pascal

611

Yodha.web.id – Melanjutkan tutorial tentang operator di pascal, kali ini kita akan membahas tentang jenis-jenis operator aritmatika dalam bahasa pemrograman pascal.


Pengertian dan Jenis-jenis Operator Aritmatika dalam Pascal

Operator aritmatika merupakan operator yang sehari hari kita gunakan dalam rumus matematika dasar, yakni ka-ba-ta-ku (kali, bagi, tambah, dan kurang). Selain itu terdapat tambahan operator div dan mod. Berikut tabel lengkap tentang jenis-jenis operator aritmatika dalam pascal:

Operator Penjelasan Contoh
+ Penambahan 2 + 3 = 5
Pengurangan 5 – 2 = 3
* Perkalian 2 * 3 = 6
/ Pembagian (real/pecahan) 14 / 4 = 3.5
div Pembagian (integer/angka bulat) 14 div 4 = 3
mod Sisa hasil bagi 14 mod 4 = 2

Operator Aritmatika Unary:

Operator Penjelasan Contoh
+ Positif (plus) +5
Negatif (min) -3

Berikut contoh penggunaan operator aritmatika di dalam pascal:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
program operator_aritmatika;
uses crt;
var
  a,b,c,d,e,f,g,h:integer;
begin
  clrscr;
  a:=8+4;
  b:=9-2;
  c:=2*3;
  d:=10+3-7*4;
  e:=((10+3)-7)*4;
  f:=-79;
 
  writeln('a: ',a);
  writeln('b: ',b);
  writeln('c: ',c);
  writeln('d: ',d);
  writeln('e: ',e);
  writeln('f: ',f);
 
  readln;
end.

Untuk operasi artimatika (dan beberapa operasi lainnya), kita bisa menggunakan tanda kurung untuk menjelaskan operator yang harus dijalankan terlebih dahulu. Pada contoh diatas, saya menggunakan tanda kurung agar operasi penambahan dijalankan terlebih dahulu sebelum operasi perkalian (seperti pada variabel e)

Jika anda perhatikan, dalam contoh diatas saya tidak membuat operasi pembagian, mari kita coba:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
program operator_aritmatika;
uses crt;
var
  a:integer;
begin
  clrscr;
  a:=8/4;
 
  writeln('a: ',a);
  readln;
end.

Kode program diatas akan menghasilkan error!. Kenapa? karena di dalam pascal, hasil operasi pembagian (/) harus disimpan kedalam variabel bertipe real, seperti berikut ini:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
program operator_aritmatika;
uses crt;
var
  a:real;
begin
  clrscr;
  a:=8/4;
  writeln('a: ',a:4:2);
  readln;
end.

Walaupun 8 dibagi 4 akan menghasilkan bilangan bulat 2, tapi dalam pascal semua hasil operator pembagian harus disimpan di dalam variabel real. Oleh karena itu, operator “ / ” disebut juga dengan real division.

Meskipun sama-sama angka, tipe data integer (bilangan bulat) dan tipe data real (bilangan desimal pecahan) adalah berbeda. Konsep seperti ini sangat penting untuk dipahami.

Pengertian operator Div dan Mod

Khusus untuk operator div dan mod, perlu penjelasan tersendiri, terutama bagi anda yang baru pertama kali belajar bahasa pemrograman komputer. Kedua operator ini terdengar asing tapi sebenarnya cukup sederhana.

Operator div (singkatan dari division) akan menghasilkan angka bulat dari sebuah pembagian. Operator div ini kadang disebut juga sebagai integer division, agar bisa dibedakan dengan pembagian dari operator “ / “ yang dikenal sebagai real division.

Sebagi contoh, 10 div 4 adalah 2. Kenapa? Karena 10/4 = 2,5. Karena div hanya bisa menerima angka bulat, nilai pecahan 0,5 dibuang, sisanya adalah 2.

Contoh lain, 7 div 2 = 3. Karena 7/2 = 3,5. Ingat, bagian pecahan dibuang, sehingga sisa 3.

Hasil 100 div 5 = 20. Karena 100/5 = 20. Kali ini operator div dan “ / “ menghasilkan nilai yang sama.

Berikut contoh kode program penggunaan operator div di dalam pascal:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
program operator_aritmatika;
uses crt;
var
  a,b,c,d:integer;
begin
  clrscr;
  a:=10 div 4;
  b:=7 div 2;
  c:=100 div 5;
  d:=9999 div 20;
 
  writeln('a: ',a);
  writeln('b: ',b);
  writeln('c: ',c);
  writeln('d: ',d);
 
  readln;
end.

Perhatikan, untuk menampung nilai dari operator div, kita bisa menggunakan variabel bertipe integer, karena hasil dari div, pasti adalah bilangan bulat (integer).

Operator mod (singkatan dari modulo atau modulus) digunakan untuk menghasilkan angka sisa dari sebuah hasil bagi.

Sebagai contoh, 8 mod 5 = 3, karena 3 adalah angka sisa pembagian.

Sedangkan 100 mod 7 = 2, karena hanya 98 yang habis dibagi 7 (bersisa 2).

Berikut contoh kode program penggunaan operator mod di dalam pascal:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
program operator_aritmatika;
uses crt;
var
  a,b,c,d:integer;
begin
  clrscr;
  a:=8 mod 4;
  b:=8 mod 5;
  c:=10 mod 2;
  d:=100 mod 7;
 
  writeln('a: ',a);
  writeln('b: ',b);
  writeln('c: ',c);
  writeln('d: ',d);
 
  readln;
end.

Praktek langsung dari penggunaan operator div dan mod ini seperti dalam menentukan apakah sebuah bilangan ganjil atau genap. Jika hasi x mod 2 = 0, bisa dipastikan angka tersebut adalah bilangan genap.


Dalam tutorial pascal kali ini kita telah membahas cara penggunaan operator aritmatika di dalam pascal. Selain itu kita juga telah membahas pengertian dari operator div dan mod. Selanjutnya, saya akan membahas tentang operator penyambungan string di dalam pascal.

Incoming search terms:

jelaskan jenis operator aritmatika pada bilangan bulat dan bilangan real, jenis fungsi aritmatika dalam free pascal, fungsi aritmatika dalam freepascal, fungsi aritmatika pada pascal, pemrograman pascal operator aritmatika dibagi menjadi 2, jenis operator aritmatika pada bilangan bulat dan real, jenis jenis fungsi aritmatika dalam free pascal, Contoh operator aritmatika dlm pascal, contoh operator arit matikaxalam bahasa pascal, Contoh contoh fungsi aritmatika pada free pascal