Tips dan Pertimbangan Cara Memilih Nama Domain

221

Yodha.web.id – Kali ini merupakan Tutorial Membuat Web Online Part 5: Tips dan Pertimbangan Cara Memilih Nama Domain. Setelah memahami istilah-istilah yang berkaitan dengan web domain, dalam tutorial kali ini kita akan membahas tips dan pertimbahan yang perlu diperhatikan sebelum memilih nama domain.

Nama domain ibarat identitas dan menjadi nilai jual tersendiri. Memilih nama domain akan menentukan ‘brand’ atau merk yang ingin dibangun, dan juga SEO. SEO (Search Engine Optimization) adalah ilmu yang berkaitan dengan tips dan trik agar situs kita bisa tampil teratas dalam hasil pencarian mesin pencari seperti Google.


Sebelum memilih nama situs, berikut adalah beberapa tips dan pertimbangan dalam memilih nama domain:

Singkat dan Mudah Diingat

Ini mungkin tips yang paling gampang. Nama domain yang sederhana dan mudah diingat adalah faktor paling penting agar pengunjung website mudah mengunjungi situs kita dikemudian hari.


Gunakan kata kunci (keyword)

Keyword atau ‘kata kunci’ berkaitan dengan SEO yang akan menentukan kemungkinan situs kita tampil teratas dalam hasil pencarian google.

Jika anda berencana membuat situs untuk usaha jasa laundry, domain www.laundrymurah.commungkin cocok, atau jika membuat situs tentang review handphone, bisa menggunakan nama domain www.reviewhandphone.com.

Pengecualian untuk tips ini adalah jika anda punya merk sendiri, atau nama-nama keyword tersebut sudah tidak tersedia. Sebagai contoh, nama domain seperti www.amazon.com atauwww.lazada.co.id tidak menggunakan keyword sama sekali. Untuk situs seperti ini, perlu ‘usaha lebih’ agar tampil di hasil pencarian google.

Walaupun keyword adalah hal yang penting, anda sebaiknya juga tidak terjebak dalam hal ini. Dalam ilmu SEO, terdapat istilah ‘long tail keyword’, atau keyword panjang yang sangat tertarget. Sebagai contoh, domain untuk situs laundry kita bisa menggunakan nama domainwww.laundrymurahberkualitas.com, atau untuk situs handphone menjadiwww.reviewhandphoneterbaik.com.

Domain yang ‘panjang’ seperti ini memang mengandung banyak kata kunci, namun menjadi susah diingat.


Target Area

Jika anda membuat website untuk bisnis yang hanya melayani area tertentu, pertimbangkan juga untuk menambahkan nama area tersebut. Sebagai contoh, layanan laundry yang hanya melayani kota bandung bisa menggunakan nama domain www.laundrybandung.com.

Ini berkaitan dengan pole pencarian yang dilakukan oleh masyarakat bandung, dimana besar kemungkinan mereka mengetik “laundry di bandung” pada kotak pencarian google.


Hindari Angka dan Tanda Penghubung

Beberapa domain ada yang menggunakan tanda hubung untuk memisahkan 2 kata. Penggunaan tanda ini akan mengakibatkan nama domain susah dihafal, karena kita harus mengingatkan pengujung untuk menambahkan tanda spasi tersebut.

Namun untuk kasus-kasus tertentu hal ini tidak bisa dihindari, terutama jika nama domain yang diinginkan tidak tersedia. Sebagai contoh, situs maskapai Garuda Indonesia menggunakan nama domain www.garuda-indonesia.com, karena nama domain www.garudaindonesia.com sudah ada yang membooking.


Pilih domain .com jika tersedia

Tiga besar TLD yang sering digunakan adalah .com, .net, dan .org. Beberapa pakar SEO ada yang menyebut bahwa situs dengan domain .com memiliki nilai lebih di mata search engine seperti google. Namun hal ini sepertinya tidak terlalu berpengaruh lagi karena sekarang banyak hadir domain-domain baru seperti .blog, .co, .io, .me dll.

Walaupun demikian, ‘nilai jual’ web dengan domain .com masih lebih tinggi. Kalangan awam juga hampir selalu menyimpulkan anda menggunakan domain .com apabila tidak menyebutkan bagian .com-nya.

Untuk situs lokal, domain khusus seperti .co.id juga bisa menjadi nilai tambah tersendiri. Karena situs dengan domain .co.id ini harus didapat dengan beberapa persyaratan legal seperti SIUP, Akta perusahaan, dll. Dengan demikian situs dengan domain .co.id mendapat nilai kepercayaan yang lebih di mata pengunjung.

Pengecualian lain adalah jika domain .com sudah tidak tersedia lagi. Sehingga kita terpaksa menggunakan domain dengan TLD lain seperti .net, .org, .biz, atau .info.


Kreatif Merangkai Nama Domain

Jika anda sudah mencoba mencari beberapa nama domain, besar kemungkinan bahwa nama tersebut sudah tidak tersedia (terutama untuk domain .com). Jika hal ini terjadi, anda bisa memilih TLD lain. Selain itu anda juga bisa berkreasi dengan menambahkan beberapa kata baru yang tetap mencerminkan isi dari situs.

Contoh yang ada seperti situs Bank BCA. Karena domain www.bankbca.com sudah tidak tersedia, mereka menggunakan www.klikbca.com untuk situs resmi perusahaan (walaupun Bank BCA juga memiliki domain www.bca.co.id).

Aktifitas booking-menbooking nama domain ini adalah hal yang lumrah di internet. Beberapa kalangan sengaja mengambil sebuah nama situs jauh-jauh hari dan kemudian menjualnya dengan harga yang mahal.Jika anda sedang membuat produk yang akan ‘booming’, pertimbangkan untuk segera mengambil nama domainnya, sebelum di booking oleh calo 🙂


Survey Nama Domain yang Mirip

Jika anda telah memilih nama domain yang diinginkan dan kebetulan nama tersebut tersedia, pertimbangkan untuk mencoba mencari nama domain tersebut melalui google terlebih dahulu.

Ini diperlukan agar situs kita tidak tertutupi oleh situs dengan nama yang mirip tapi sudah sangat populer. Sebagai contoh, jika anda berencana membuat situs dengan domainwww.beritadetik.com, kemungkinan besar akan ‘terhimpit’ dengan popularitas situs beritawww.detik.com.


Pilih domain ‘Brand’

Apabila anda ingin serius untuk membangun sebuah situs, pilihlah nama domain yang bisa menjadi ‘brand’, dengan kata lain bisa nama situs tersebut bisa menjadi identitas anda jika “booming” pada suatu saat. Bayangkan di masa depan anda di wawancarai mengenai situswww.bajumurahmeriah.com yang akan anda bangun 🙂

Khusus untuk situs pribadi atau blog, banyak juga yang memilih menggunakan nama asli, seperti:www.namaanda.com. Dengan demikian, anda bisa membangun reputasi pribadi dengan nama domain. Tapi perlu dicatat bahwa perlu usaha tambahan untuk proses SEO karena nama situs tidak memiliki keyword.


Hindari Penggunaan Merk Dagang

Walaupun kita akan membangun ‘brand’, atau merk. Namun hindari penggunaan merk dagang yang sudah terdaftar. Misalnya situs anda akan berisi review tentang merk hape tipe tertentu, maka hindari menggunakan nama merk tersebut pada nama situs (kecuali anda telah mendapatkan izin tertulis).

Menggunakan nama merk yang sudah terdaftar di nama website dapat mendatangkan tuntutan di kemudian hari. Sebagai contoh, baru-baru ini terdapat sengketa tuntutan untuk alamat situswww.bmw.id. Situs ini didaftarkan oleh seseorang yang inisial namanya BMW, namun akhirnya dituntut oleh pemilik merk mobil BMW Indonesia.


Tools untuk Memilih Nama Domain

Terdapat beberapa situs yang memudahkan pencarian nama domain, beberapa diantaranya adalah domaintyper.com, domainsbot.com, nametumbler.com, atau namemesh.com. Selain mengecek ketersediaan domain, situs-situs tersebut juga akan menampilkan saran nama situs. Walaupun kebanyakan sarannya hanya cocok untuk nama situs yang menggunakan bahasa Inggris.


Dalam tutorial kali ini kita membahas tentang beberapa tips dan pertimbangan untuk memilih sebuah domain. Jika anda sudah memutuskan nama domain yang akan dibeli, dalam tutorial berikutnya saya akan membahas tentang Hal-Hal Penting Sebelum Membeli Web Hosting. Sekian artikel Tips dan Pertimbangan Cara Memilih Nama Domain dari kami, semoga memberikan banyak manfaat.